Langsung ke isi

Perihal

Wayang LindurGagasan Wayang Lindur muncul karena pemahaman sebuah Pathet di pertunjukan wayang kulit yang bernama Pathet Lindur. Pathet ini bertempat di antara pathet nem dan pathet sanga di pertunjukan wayang. waktunya jatuh pada antara jam 11.00 sampai jam 12.00 malam. Pada situasi lindur ruang dan waktu cerita wayang berada masa Transisi yang cukup kritis, baik bagi dalang, pemusik dan tokoh wayang untuk memilih sebuah sanggit atau pilihan keputusan hidup yang menentukan nasib dan cerita kehidupan manungsa. Dalam pathet lindur juga ruang dan waktu tak memenentu seseorang bisa sekecap meliwati sebuah rentang waktu yang tak terbatas, meloncat-loncat bahkan membelok. Pahtet Lindur sering diucapkan oleh orang jawa menjadi nglindur, sebuah ucapan orang yang sedang tidur ,biasanya sebuah kalimat tak sempurna , hanya terdiri obyek saja, predikat maupun subyek saja. Pathet lindur adalah Pathet pilihan di perempatan jalan yang buntu dan perlu di gedor.

Setahu saya, Ki Dalang Slamet Gundono lah yang mempopulerkan Wayang Lindur. Cerita-cerita wayang yang dimoderenkan dan digunakan untuk menanggapi situasi dan kondisi masyarakat modern Indonesia.

Itulah sebabnya, blog ini dinamakan Wayang Pop. Wayang yang Nge-Pop, seperti ayam pop yang sedang digemari di rumah-rumah makan Padang.

Selamat Menikmati,
Cakra Sena

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.